|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Jelang Diesnatalis Ke-44, STTAL Gelar Seminar Nasional Kelautan |
|
Kobangdikal, Kamis (25/2) Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Kobangdikal, kembali menggelar Seminar Nasional Kelautan. Kali ini seminar mengusung tema sentral “Perencanaan strategis kebijakan kelautan nasional dalam rangka mendukung pembangunan nasional”. Seminar yang terbuka untuk umum ini, dihelat dalam rangka Wisuda Sarjana angkatan ke28 dan Diesnatalis STTAL ke-44 tahun 2010. Seminar kelautan yang menampilkan nara sumber orang kedua di Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, yakni Sekjen Prof.Dr.Ir.M.Samsul Maarif, M.Eng.Dip.Ing.DEA ini, diikuti oleh 420 peserta dari kalangan akademisi kampus, birokrasi dan praktisi dibidang kelautan. Jalannya seminar yang dipandu presenter kondang dari TV One, Tina Talisa sebagai moderator ini, di helat di Gedung Moeljadi Kobangdikal, Bumimoro, Kamis (25/2) Selain Sekjen Kelautan dan Perikanan RI, Orang Nomor Satu TNI AL, KASAL Laksamana TNI Agus Suhartono, SE, Wakil Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf, dan Guru Besar Fakultas Kelautan Universitas Brawijaya (Unibra), Malang, Prof. Ir. Soekoso, M.Sc.Ph.D menyuguhkan berbagai materi menarik yang berkaitan dengan kelautan, kendala, peluang dan pemanfaatanya untuk mendukung pembangunan nasional. Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan yang tampil pada sesi pertama, mengulas materi tentang “Perencanaan strategis kebijakan kelautan nasional dalam rangka mendukung pembangunan nasional”. Sementara itu AL 1, KSAL, membedah materi “Peran TNI AL dalam mendukung kebijakan kelautan nasional”. Kemudian pada sesi kedua yang dilangsungkan usai Dzuhur, menampilkan Gus Ipul - Sapaan akrab Wagub Jatim, memaparkan materi “Kalaborasi lembaga pemerintah dan swasta dalam menciptakan tata kelola dibidang kelautan”. Sementara itu Profesor Soekoso yang tampil diakhir sesi kedua membongkar habis materi “Konsep pelatihan logic model ketahanan masyarakat pesisir dalam mendukung pembangunan sektor kelautan”. Kamandan STTAL Kolonel Laut (E) Dr. Ir Supartono, MM, selaku ketua pelaksana seminar disela jalannya acara mengatakan, seminar kelautan di Indonesia, Khususnya di Jawa Timur, bisa dibilang seminar yang langka digelar. Bahkan terdengar agak asing. Sehingga STTAL, Kobangdikal sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi kelautan, senantiasa berkomitmen untuk tetap menggelar seminar bertemakan kelautan pada setiap tahunnya dan dijadikan kalender akademik STTAL. Hal ini dilakukan, sebagai salah satu bentuk keprihatinan mengingat bangsa Indonesia yang dikenal sebagai Negara maritim terbesar di dunia dengan potensi yang “menggurita”, namun hingga kini masih belum bisa memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal untuk kemajuan bangsa dan Negara, bahkan seakan terlupakan. Menurutnya, hal ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya kebijakan pemerintah yang belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan dan ekspektasi subjek sektor kelautan (nelayan dan industri maritim), sinergi manajemen pengelola sektor maritim yang belum profesional, pengamanan dari illegal fishing, lemahnya rekayasa teknologi maritim serta paradigma pengembangan pendidikan yang masih berorientasi pada darat (continental). Oleh karena itu, lanjutnya ada tiga agenda yang diusung seminar nasional kelautan utuk dibedah bersama, sehingga ada solusi yang bisa ditawarkan, diantaanya pertama, membuat kebijakan kelautan (national ocean policy) yang berupa payung hukum dan road map untuk mengarahkan pembangunan nasional sektor kelautan. Kedua, menyiapkan kebijakan ekonomi kelautan (national ocean economic policy) yang merupakan road map untuk memanfaatkan ocean resources, dan ketiga tata kelola yang baik untuk kelautan (ocean good governence) yang merupakan panduan (code of conduct) dalam pengelolaan kelautan secara holistic. Keinginan untuk menginformasikan dan membangkitkan kembali semangat generasi anak bangsa terutama kalangan kampus untuk kembali menengok ke laut yang begitu menjanjikan berjuta potensi, tidak hanya ikan atau sumber daya hayati, namun energy yang ada di perut laut Indonesia yang kini mulai diusik oleh Negara lain yang tertarik, bahkan terang-terangan ingin menguasainya, menjadi salah satu alasan pelaksanaan seminar nasional kelautan. “Dengan semankin banyak orang yang memikirkan dan mendiskusikan, harapan akan lahirnya ide, inovasi dan pemikiran yang positif, kreatif dan brilian untuk memajukan pengembangan sektor maritim dalam rangka memberikan kontribusi pada pengembangannya menuju ocean policy sebagai basis strategi guna mencapai tujuan pembangunan nasional.” harapnya. |
| Situs Terkait |
|---|
|
SEMANGAT BARU TNI AL
AGENDA KEGIATAN KOBANGDIKAL ![]() ![]() (Sertijab Wadan Kobangdikal) ![]() (Lomba Mancing Hardikal 2010) (OR Bersama Hardikal 2010) |