Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kobangdikal)                   Bermoral, Profesional, Berani                               SEMANGAT BARU TNI AL : KEHORMATAN, KEJUJURAN, DEDIKASI, LOYALITAS, PROFESIONALISME DAN KEBERANIAN

BERITA TERBARU KOBANGDIKAL

Hindari Kudis, Kurap, Kutil dan Kuman

(Dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kobangdikal )

 

Kobangdikal, Surabaya (3/3)

                Apa hubungannya peringatan Maulid Nabi dengan seruan menghindari  Kudis, Kurap, Kutil dan Kuman? Nama macam penyakit yang kadang membuat minder penderitanya tersebut, bukanlah dalam artian sebenarnya. Kurdis artinya kurang disiplin, kurap itu kurang rapi, kutil, artinya kurang teliti dan Kuman, kurang iman.

“itu adalah nama penyakit hati dan kuman (kurang iman) adalah sesuatu yang paling harus dihindari oleh umat Islam,” kata Ustad H. Miftahul Huda, S.Ag dalam ceramah Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan di depan ribuan anggota dan siswa Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal), Bumimoro, Rabu (3/3).

Munurut Huda -sapaan akrab staf pengajar IAIN Sunan Ampel Surabaya ini- Nabi Muhammad SAW memiliki hanya memiliki misi kenabian, yang pertama menyempurnakan akhlaq dan kedua, sebagai uswatun khasanah (suri tauladan). Kurap, Kudis dan Kutil adalah sesuatu penyakit hati yang berkaitan dengan akhlak manusia yang wajib di hindari, dengan cara menauladani segala sesuatu yang telah di contohkan nabi Muhammad SAW.

“Saya acungkan jempol untuk Kobangdikal, yang memberikan ruang yang luas bagi anggotanya untuk ngaji, karna dengan ngaji, maka akan ada tambahan ilmu agama dan tetunya harapan untuk turunnya ramhat dan hidayah dari Allah,” terangnya.

Sementara itu Dankobangdikal Laksda TNI Sumartono, menyambut baik pelaksanaan peringatan maulid Nabi ini, ia berharap peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial belaka, namun dapat mengambil hikmah positif dari peristiwa tersebut. Orang nomor Satu Kobangdikal ini, mencontohkan dengan salah satu riwayat yang menyatakan bahwa Abu Lalab (paman nabi) yang kafir saja dapat keringanan hukuman dari Allah, hanya karena Abu lahab merasa bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan memerdekakan budaknya, apa lagi kita yang menjadi umat Rosullullah.

Ketika kita berbicara berbicara maulid, lanjut laksamana bintang dua ini, berarti sedang mengingatkan umat akan nikmat pemberian yang sangat besar, nikmat keberlangsungan risalah dan nikmat kelanjutan kenabian.” Pandailah bersyukur dan mensyukuri nikmat Allah,” terangnya.

Imam Ibnu Atho’illah dalam kitab Al-Hikam menyatakan ‘bagaimana mungkin keadaanmu akan berubah menjadi luar biasa, sedangkan kamu belum mau merubah kebiasaan-kebiasaan hidupmu’.

 

 

SEMANGAT BARU TNI AL

AGENDA KEGIATAN KOBANGDIKAL 

 
(Sertijab Wadan Kobangdikal)
 
 
(Lomba Mancing Hardikal 2010)
 
(OR Bersama Hardikal 2010)
Copyright © 2009 Subdit Pullahta Ditrena Kobangdikal Phone : 031 3293321-26 Ext: 230 e-mail setlemkodikal@yahoo.com Bumimoro Perak - Surabaya