|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Dankobangdikal: Selesai Pendidikan Bukan Berarti Berhenti Belajar |
|
Kobangdikal, Surabaya (5/3). Orang Nomor Satu Kobangdikal, Laksamana Muda TNI Sumartono menegaskan bahwa selesai melaksanakan pendidikan di lembaga pendidikan terbesar milik TNI AL yang ia pimpin, bukan berarti berhenti belajar, justru di tempat penugasan baru adalah medan sesungguhnya untuk mengaplikasikan hasil belajar serta menyerap ilmu baru yang tidak diterima di bangku kuliah. “Proses belajar tidak boleh terputus, harus terus berlanjut, sebab bila tidak maka kita akan tertinggal dan mungkiin tergilas dengan perkembangan jaman yang semakin cepat berubah,” tegas Komandan Kobangdikal dihadapan 272 perwira pertama pada penutupan enam program Pendidikan Spesialisasi Perwira (Dikspespa) yang dihelat di gedung Moeljadi, Bumimoro, Jumat (5/3). Dari 272 perwira tersebut, Dikspespa Pelaut miliki jumlah terbanyak dengan 98 orang perwira disusul Dikspespa Personel dengan 55 perwira, kemudian Dikspespa Teknik dengan 47 perwira, Dikspespa Kesehatan dengan 31 perwira, Dikspespa Suplai 26 perwira dan Dikspespa Hukum dengan 15 perwira. Sedangkan lamanya pendidikan yang ditempuh ke enam program pendidikan ini adalah lima bulan kecuali Dikspespa Suplai yang lebih lama dua minggu jika dibandingkan dengan lima program lainnya. Menurut Sumartono –begitu laksamana bintang dua itu disapa- seorang perwira TNI AL harus memiliki keinginan utuk mencari dan mengusai ilmu diberbagai bidang, sebab perkembangan ilmu dan teknologi sekarang tidak bisa hanya diikuti dengan berjalan, atau berlari, tetapi harus dengan berlari dan mungkin melompat untuk mengejar ketertinggalan. Dengan belakal ilmu pengetauan dan teknologi tersebut, lanjutnya, diharapkan akan berdampak positif terhadap kinerja pribadi, dan organisasi TNI/TNI AL . Pendidikan, lanjut Laksaman berdarah Kediri ini, merupakan salah satu mata rantai dari pembinaan personel yang bertujuan untuk mewujudkan sumber daya manusia berkualitas sesuai dengan tuntutan dinamika organisasi dan kemajuan teknologi. Melalui pendidikan, ditransformasikan bermacam-macam ilmu pengetahuan dan nilai-nilai secara sistematik dan terarah, sehingga diharapkan keluarannya adalah hasil didik yang memiliki nilai lebih, baik kadar profesionalitas, kedewasaan berfikir maupun kadar moralitasnya , bila dibandingkan dengan sebelum mengikuti pendidikan. Lembaga pendidikan yang bertanggung jawab atas kualitas seumber daya manusia TNI AL, maka keluaran hasil didik Kobangdikal diarahkan agar mampu mengembangkan ide-ide pemikiran yang konseptual serta mampu melaksanakan analisis permasalahan taktik dan strategik, utamanya dalam wacana keangkatan lautan serta siap pakai dalam pengawakan organisasi TNI AL. “Semuanya itu sangat diperlukan dalam rangka membangun kemampuan pribadi yang antisifatif dan respossif terhadap tantangan tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks,” terangnya, sambil mengingatkan, bahwa semangat belajar para perwira perlu terus dipupuk dan dikembangkan, karena untuk membangun TNI/TNIAL yang kuat dan membawa organisasi TNI menjadi institusi yang dicintai rakyat serta disegani lawan dan kawan, diperlukan perwira-perwira yang tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan tugas Negara yang tidak semankin ringan. |
| Situs Terkait |
|---|
|
SEMANGAT BARU TNI AL
AGENDA KEGIATAN KOBANGDIKAL ![]() ![]() (Sertijab Wadan Kobangdikal) ![]() (Lomba Mancing Hardikal 2010) (OR Bersama Hardikal 2010) |