Get the latest Flash Player!

Get Adobe Flash player

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KOBANGDIKAL (Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL)

BERITA TERBARU KOBANGDIKAL

Matangkan Materi, Pasis Diklapa Gelar Olah Yudha Amfibi

 Penkobangdikal, (10/6),-

            Demi memetangkan materi yang telah diterima selama  lima bulan terakhir, Pasis Diklapa XV tahun 2010 diakhir pendidikannya mematangkan peguasaan materinya dengan menggelar latihan puncak ”Olah Yudha Operasi Amfibi”.

 Operasi Amfibi merupakan salah satu bentuk operasi yang dilaksanakan TNI. Operasi ini bersifat kelautan, sehingga TNI AL memegang peran utama dalam operasi ini. Bagi perwira TNI AL, merupakan suatu keharusan untuk mengetahui, mengerti dan memahami tahapan demi tahapan operasi sesuai dengan prosedur operasi secara baik dan benar.

            Hal tersebut diungkapkan Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) Laksma TNI Totok Permanto usai membuka Latihan dan praktek Olah Yuda Operasi Amfibi (OYU Opsfib) yang diikuti 131 orang perwira siswa Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) angkatan XV di Gedung Bettel Geus, Pusdiklapa, Kobangdikal, Kamis (10/6).

            Pada OYU kali ini, selain Pasis Diklapa angkatan XV juga diikuti 60 orang Pasisi STTAL angkatan XXIX dan 39 orang Pasis Pendidikan Pembekalan Matra Laut 2010.  Menurut Totok –sapaan akrab Dankodikopsla ini- OYU Opsfib merupaka latihan dan praktek puncak bagi Pasis Diklapa dan Pasis Dikbek Matra Laut yang dihelat selama satu pekan kedepan.

            Totok mengingatkan seluruh Pasis untuk betul-betul mengituti secara seksama setiap tahapan dalam operasi ini, sebab hanya dilembaga pendidikan inilah teori tentang proses perencanaan militer operasi amfibi diberikan secara lengkap, kemudian dilanjutkan dengan Latihan dan praktek OYU.

            ”Ikuti dengan seksama, dimengerti lalu pahami setiap tahap jalannya operasi ini, sehingga ketika kalian dilibatkan dalam operasi sesungguhnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan suatu operasi amfibi,” pinta  laksamana bintang satu itu sambil menambahkan bahwa pelajaran dan teori tentang operasi amfibi, operasi laut dan lainnya tidak akan diajarkan lagi di tingkat Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal), melainkan ditingkat tersebut langsung praktek, sehingga di Diklapa inilah kesempatan untuk memehami dan mengerti secara teori operasi tersebut dengan baik dan benar.

            Melihat tantangan kedepan yang semakin komplek, lanjutnya, akan timbul berbagai kerawanan dari berbagai aspek, baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri. Oleh karena itu diperlukan kesiapsiapsiagaan prajurit matra laut yang profesional dibidangnya masing-masing.//@Raf.

 
Copyright @ 2009 by SubditPullahta Ditrena Kobangdikal e-mail_ditrenakobang@gmail.com Fax_0313293321