|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| STTAL Kobangdikal, Buka Program S-1 untuk 59 Perwira TNI |
|
Surabaya, (30/7) Sebanyak 59 Perwira muda dari TNI AD, AL dan AU akan memulai aktifitasnya menimba ilmu usai Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Dankobangdikal) Laksda TNI Sumartono membuka secara resmi pendidikan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) program S1 Angkatan 31 TA. 2010 di Auditorium STTAL, Kobangdikal, Kamis (30/7). Marore
Pendidikan strata S1 yang akan dilaksanakan selama 2,5 tahun atau 5 semester ini akan diikuti oleh 59 perwira berpangkat Lettu - Kapten dari tiga angkatan (AD 1, AL 52, AU 6) yang terbagi pada jurusan teknik mesin 15 orang, teknik elektro 18 orang, teknik industri 19 orang dan hidro-oceanografi 8 orang. orang Menurut Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sumartono, tantangan pembangunan bangsa kedepan, akan semakin kompleks sejalan dengan pesatnya kemajuan iptek yang membawa implikasi berupa berkembangnya alut sista yang penuh dengan muatan teknologi modern. Demikian pula, pada era globalisasi dan persaingan bebas saat ini membawa konsekuensi bagi setiap negara untuk meningkatkan profesionalisme serta budaya korporasi yang meliputi semua domain nasional untuk dapat survive dari suatu persaingan. Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan pengembangan keahlian oleh STTAL ini, dipandang sebagai wujud kepedulian TNI AL terhadap sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis profesional sesuai bidang tugasnya, namun juga memiliki pola pikir yang mampu mengimbangi pesatnya perkembangan iptek, khususnya teknologi dalam bidang pertahanan dan kelautan. “Kita ingin mewujudkan STTAL sebagai pusat pengembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertahanan/keangkatanlautan,” terang orang nomor satu Kobangdikal ini Disamping itu lanjut Laksamana asal Kediri ini, ke depan, lulusan STTAL diharapkan mampu menerapkan serta mengembangkan teknologi pada sistem senjata di lingkungan satuan masing-masing. Selain pembangunan kemampuan SDM Indonesia dibidang ekonomi, politik serta bidang yang lain, maka pembangunan kemampuan di bidang pertahanan juga merupakan faktor yang penting dan sangat menentukan dalam mendukung terwujudnya suatu bangsa yang maju dan mandiri. “Intinya, penguasaan teknologi pertahanan merupakan salah satu pembangunan SDM yang sangat penting, karena para perwira muda TNI diharapkan mampu menguasai dengan baik iptek modern, agar kemandirian nasional dalam bidang pertahanan dapat cepat terwujud. Dengan demikian, ketergantungan teknologi kepada negara maju dapat dikurangi,” tegasnya lagi.//raf |
| Situs Terkait |
|---|