|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Micro Teaching Sarana Mendidik Para Pendidik |
|
Kobangdikal, (2/8) Kobangdikal sebagai lembaga pendidikan terbesar milik TNI AL, tidak hanya menelorkan prajurit yang terdidik dan terlatih, namun juga dituntut menghasilkan para pelatih dan tenaga pendidik yang terdidik dan professional di bidangnya. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan laboratorium Micro Teaching sebagai sarana untuk mendidik para calon pendidik. Program tersebut di kemas dalam bentuk pelatihan micro teaching selama dua minggu dan kali ini adalah gelombang ke-3. 60 orang peserta tercatat mengukuti pelatihan yang dibuka Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sumartono di Gedung Krakatau, Kobangdikal, Surabaya, Senin (2/8). “Bila program ini telah selesai, di tahun 2010 ini berarti Kobangdikal telah mendapat tambahan 180 orang tenanga pendidik baru (dari tiga kali pelatihan masing-masing 60 orang/gelombang) dengan kualifikasi sesuai standar yang dibutuhkan Kobangdikal,” terang orang nomor satu Kobangdikal ini. Pelatihan micro teaching ini, lanjutnya bertujuan memberikan bekal pengetahuan sekeligus pembelajaran yang baik, efektif dan benar kepada personel yang bertugas di Lemdik agar memiliki kemampuan yang memadai sebagai tenaga pendidik dalam meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Ingat, guru/tenaga pendidik sebagai salah satu ujung tombak dari suatu proses belajar mengajar, maka tenaga pendidik haruslah personel yang benar-benar berkualitas ditinjau dari pengetahuan yang dimiliki serta keterampilan dan kemampuan untuk mentranfer ilmu kepada peserta didik,”tegasnya. Pola dan struktur pendidikan TNI AL, lanjutnya lagi, disusun berdasarkan spektrum penugasan, tingkat jabatan dan kualifikasi yang akan diproyeksikan pada penugasan saat ini dan selanjutnya serta merupakan rancang bangun pendidikan yang berfungsi sebagai rangkaian penataan dan penyelenggaraan pendidikan yang memperlihatkan gambaran jenjang pendidikan yang tersusun secara vertical dan horizontal. Menurut Dankobangdikal, Pendidikan, harus menciptkan efek yang mendorong individu berkembang sesuai bakat, minat, kemampuan dan ciri pribadinya. Untuk itu seorang tenaga pendidik harus punya kemampuan dalam mengarahkan siswa meghadapi kondisi dan situasi yang kmpleks saat ini, agar siswa peserta didik mempunyai kemampuan menggabungkan kecerdasan, pengetahuan, keperibadian dan keterampilan sehingga bisa berfikir divergent (menyebar:red) serta mempunyai keseimbangan dalam menghadapi penugasan sehari-hari. Selain pembukaan kursus micro teaching, Kaobangdikal pun membuka Pendidikan Lanjutan Bintara (Diklaba) tahun 2010. Dilaba merupakan salah satu syarat yang harus di penuhi prajurit strata bintara bila ingin mengikuti Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa/Dikcapa). Diklaba kali ini diikuti oleh 131 peserta yang berasal dari kejuruan teknik, elektronika, suplai, khusus, dan kesehatan. Pembukaan dipimpin pejabat sementara Wakil Komandan Komando Pendidikan Dukungan Umum (Wadankodikdukum) Kolonel Laut (T) A. Muljadi PN di lapangan Laut Seram mako Lama Kobangdikal. |
| Situs Terkait |
|---|