| Link TNI AL |
|---|
|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Prajurit Kobangdikal Ikuti Kuliah Berseri |
|
Kobangdikal, (18/11) Sedikitnya 250 orang prajurit Komando Pengemabngan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) tampak khidmat menyimak Kuseri (Kuliah Berseri) agama yang di gelar di Mesjid Ibadurrahman, Kesatrian Bumimoro Kobangdikal Surabaya, Rabu (18/1). Menurut Direktur Personel Kobangdikal Kolonel Laut (P) Samsul Rizal, SH bahwa pelaksanaan pembinaan mental bagi prajurit dan PNS di Kobangdikal dilaksanakan setiap hari Rabu pagi usai melaksanakan apel pagi. “Pelaksanaan Bintal ini merujuk kepada Program Kerja Bintal Dinas Perawatan Personel TNI AL yang dilaksanakan rabu minggu petama, ketiga dan keempat, namun di Kobangdikal kita laksanakan setiap hari rabu,” terangnya. Pembinaan mental, lanjutnya, tidakhanya diberikan pada prajurit Kobangdikal saja, namun para siswa yang tengah menempuh pendidikan di Kobangdikal juga mendapat hal yang sama. Untuk siswa dilaksanakan setiap malam Jumat. Pembinaan mental ini, diberikan kepada semua prajurit sesuai dengan agama masing-masing. Sementara itu Kepala Sub Perawatan Personel Direktorat Personel (Kasubditwatpers) Letkol Laut (KH) Drs. H. Muallif, M.PdI, mengatakan, untuk yang beragama islam dilaksanakan di Mesjid Ibadurahman dan Mesjid Quwatulbahriah, sementara yang beragama Nasrani biasa dilaksanakan di Gedung RE. Martadinata atau menggunakan ruang kelas di Pusdik masing-masing, sedangkan yang beragama Hindu dilaksanakn di Pura Agung Jagad Karana Jl. Ikan Lumba-lumba Morokrembangan. Selain kauseri agama, Subditwaspers Dirktorat Personel Kobangdikal yang membidangi perawatan personel ini juga masih menggelar Pembinaan Tradisi Kejuangan dan pembinaan Idiologi yang dilaksanakan minggu ke-2 dan ke-4. Pembinaan ini bisa diisi dengan materi tentang Hukum, Disiplin dan Kesehatan. “Pembinaan ini, merupakan salah satu bentuk kesejahteraan yang diberikan TNI AL untuk merawat dan membina mental dari prajurit TNI AL,” terang Pamen melati dua di pundak ini. Menurutnya, untuk menghasilkan prajurit yang handal dan tangguh, belum cukup hanya dididik dilatih keras, terukur, berlanjut dan berkesinambungan baik fisik maupun intelegensianya saja, namun harus diimbangi pembinaan mental speritulnya juga, sehingga seimbang. Pemberian ceramah agama khususnya islam, lanjutnya lagi, khusus pada minggu pertama, selalu diisi oleh pembicara diri luar Kobangdikal, seperti dari IAIN Sunan Ampel atau penceramah terkenal Surabaya lainnya, sementara minggu ke-2, ke-3 dan ke-4 diisi dari dalam Kobangdikal. Pada Kuseri Rabu kali ini, ceramah agama Islam diisi Mayor Laut (KH) Enjang Djuaeni, S. Ag yang sehari hari menjabat Kepala Seksi Pembinaan Mental, Subditwatpers Direktorat Personel Kobangdikal. dalam kesempatan tersebut, enjang-sapaan akrab melati satu asli Sunda ini membahas tentang fiqih yang sering menimbulkan perdebatan di masyarakat Islam Indonesia. Menurutnya, perbedaan penafsiran terhadap suatu perkara tidak perlu di peruncing, namun harus disikapi dengan arif dan bijak dengan berusaha mencari dan mempelajari dasar-dasar hukum (hasis nabi), sehingga tidak terjebak dalam perdebatan kosong yang bisa berujung pada sesuatu yang merugikan. |