| Link TNI AL |
|---|
|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Puluhan Siswa Seart Bersihkan Meriam |
|
Kobangdikal, (19/1) 35 siswa Sekolah Alteleri (Seart) Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL angkatan ke-31 tengah melaksanakan latihan pembersihan dan perawatan meriam Pertahanan Serangan Udara (PSU) Kaliber 57. Latihan tersebut digelar di depan halaman Gedung Seart, Pusat Pendidikan Pelaut, Kesatrian Bumimoro Kobangdikal Surabaya, Kamis (19/1). Seart yang dikomandani Mayor Laut (P) Rizki. M ini, memiliki tiga kejuruan dibawahnya, yaitu kejuruan Meriam, Kejuruan Amonisi dan Kejuruan Rudal. Ke 35 siswa Seart tersebut, 15 orang diantaranya berasal dari kejuruan Meiam (Mer), sementara untuk Kejuruan Amonisi (Amo) dan Kejuruan Rudal (Rdu) masing-masing 10 orang siswa. Menurut Rizki-sapaan akrab perwira melati satu dipundak ini, siswa di Seart selain diajari materi yang bersifat teori tentang jenis senjata alteleri, amonisi dan cara mengoperasikannya, siswa juga perlu mengetahui cara perawatannya. “Siswa Seart yang nantinya menjadi operator senjata tersebut, harus tahu seluk beluk dari senjata yang diawaki, sehingga dengan praktek merawat langsung seperti ini diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang komprehensif,” terang lulusan AAL Angkatan Ke-41 ini. Perawatan ini, lanjutnya lagi, adalah perawatan rutin, untuk menjaga dan melindungi meriam. Bila persenjataan mendapat perawatan baik dan kontinyu, maka kapanpun senjata itu digunakan, akan selalu siap pakai. Sementar itu Perwira Dukungan Pendidikan Seart Kapten Laut (P) Mugito yang mengontrol langsung jalannya latihan tersebut mengatakan bahwa latihan pemeliharaan tersebut meliputi pembersiahan bagian meriam dari debu atau kotoran, pemberian minyak pelumas pada bagian-bagian tertentu dari meriam dan pengecetan. “Pembersihan dan perawatan ini termasuk pembersihan laras dan bagian penting lainnya dari Meriam PSU caliber 57 ini, biar suaranya tetap menggelegar dan presisi mengenai sasaran,” terangnya. Latihan perawatan dan pembersihan ini tidak hanya melibatkan siswa dari Kejuruan Meriam saja, tetapi dari Kejuruan Rudal dan Kejuruan Amonisi sengaja dilibatkan untuk lebih menghayati dan menjiwai dari sejata PSU tersebut. |