| Link TNI AL |
|---|
|
BERITA TERBARU KOBANGDIKAL |
| Refresing, Prajurit Kobangdikal Ikuti Game Bogkar Pasang Senjata |
|
Kobangdikal,(27/1) Untuk menambah dan mempertahankan suatu kemampuan perlu adanya latihan secara kontinyu, seperti halnya yang dilakukan prajurit Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) yang menggelar Game Bongkar Pasang Senjata sebagai refresing, Jumat (27/1). Game bongkar pasang senjata dengan mengunakan laras panjang jenis SS 1 kaliber 5,56 mm dan laras pendek jenis Browning, P2 dan Sigsouer caliber 9 mm tersebut di gelar di Lapangan Apel RE. Martadinata, Kesatrian Bimimoro Kobangdikal. Dalam game tersebut diikuti 11 tim yang berasal dari Direktorat Operasi Pendidikan, Direktorat Personel, Direktorat Logistik, Direktorat Perencanaan Anggaran, Direktorat Keuangan, Sekretariat Umum, Staf Operasi Denmako, Satuan Markas, Satuan Angkutan, Satuan Kesehatan, Satuan Pekerjaan Umum, Tim Satuan Angkutan yang bermaterikan Serma Marinir Suud, Serka Marinir Mustain, Kopda Mesin Priyono dan Klasi Kepala Ridwan berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2,32 detik megalahkan 10 tim lainnya dan berhak atas hadiah dari Komandan Denmako Kobangdikal. Menurut Perwira Staf Operasi Denmako Kobangdikal Mayor Laut (KH) Jacob Dami yang memimpin jalannya game, game dilaksanakan secara estafet. Dari ke-11 tim yang bermaterikan 4 orang tiap tim tersebut, diwajibkan menyelesaikan beberapa persoalan diantaranya, orang pertama berlari cepat sejauh 50 meter dengan membawa senjata menuju titik pembongkaran. Kemudian orang kedua yang sudah berada di garis finish melakukan pembongkaran senjata, usai melakukan pembongkarang, orang ketiga merangkai kembali senjata, dan orang ke empat membawa kembali senjata yang telah dirangkai tersebut ke titik start. “Setiap melakukan satu persoalan, diwajibkan mengangkat tangan dan berteriak sebagai tanda selesai dan berlanjut ke problem selanjutnya,” terang pamen melati satu asal Kupang, NTT ini. Jacop-sapaan akrab Perwira Staf Operasi Denmako Kobangdikal ini, mengakui waktu yang telah diselesaikan tiap tim belum mencapai setandar yang diinginkan, terutama waktu norma 1 menit untuk proses pembongkaran dan memasang kemabali senjata belum dicapai semua tim. “Ini bisa dijadikan parameter bagi kami, untuk meningkatkan kembali latihan kedepan, misalnya meningkatkan porsi latihan dan sekaligus peringatan pula bagi setiap prajurit untuk menjaga kemampuan dan keahlian dalam megunakan senjata,” terangnya. Semetara itu Perwira Pelaksana (Palaksa) Denmako Kobangdikal Mayor Marnir M. Jais, S.Ag mengatakan, bahwa pelaksanaan game bongkar pasang senjata ini dilakukan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan percaya diri dalam bersaing adu kecepatan dengan prajurit lainnya. “Ketika game berlangsung, setiap prajurit yang mewakili satuan kerja pasti akan serius, karena membawa nama diri dan satuan kerjanya, malu bila tampil lambat apalagi kalah. Dan temannya disataun terlihat kompak memberi dukungan, sehingga lebih meriah,” jelasnya. Untuk latihan pemeliharaan dan bongkar pasang senjata, lanjutnya, dalam satu triwulan, personel Kobangdkal mendapatkan 4 hingga 6 kali latihan, porsi ini sama dengan kesempatan untuk melaksanakn latihan menembak di lapangan tembak. |